..E-Marketing Method (Magazine)..

Hmmfhh..

Tema blog minggu ini mengenai e-marketing tools yang menggunakan metode CRM (Customer Relationship Management)..

Ada beberapa pilihan dari e-marketing tools yaitu 'Personalization', 'Community Building', dan 'Direct Email'..

Sebelum kita telaah lebih jauh gimana kalau dibahas dulu apa pengertian dari 3 hal diatas :
1. Personalization
Merupakan web based yang dipersonalisasi termasuk bagaimana menyampaikan konten yang
dikustomisasi kepada end-user/pengguna melalui halaman web, e-mail atau teknologi push.

2. Community Building
Merupakan metode e-marketing tools yang menggunakan customer kepada interaksi customer sendiri melalui group email, dan forum diskusi di website.

3. Direct Email
Sepertinya ini metode yang menggunakan email secara langsung *sotoi mode on hehehe*..Jadi e-marketing langsung ke customer akhir secara personal. Seperti spam mungkin ya karena informasi yang disampaikan dalam bentuk email newsletter reguler untuk menglaunch produk baru.

Masing-masing tentunya memiliki keuntungan dan kerugian yang juga harus dijelaskan..

1. Personalization
+ Sudah terdapat beberapa variabel dinamis sudah termasuk preferensi dari customer, data sesuai dengan waktunya, beberapa event, dan tempat yang dimasksud. Hal ini berarti kebanyakkan metode ini digunakan untuk menawarkan service yang inovatif. Bentuknya biasa dalam bentuk portal yang lebih mudah untuk dikustomisasi bentuk website dan isinya ingin seperti apa oleh customer itu sendiri.

- Biaya yang dikeluarkan sangatlah mahal untuk membangun infrastruktur untuk konten-konten ini karena banyak hal yang harus diintegrasi dari database sampai ke software tools yang dibutuhkan.

- Menjadi barrier yang sulit untuk customer itu sendiri karena beberapa customisasi membutuhkan customer untuk log in dan customer mengalami miss password.*Penggunaan cookies untuk customer baru juga penting untuk membantu dan memudahkan customer perdana untuk menggunakan personalisasi ini*

2. Community Building
+ Lebih mudah mendapatkan market research karena customer yang diharapkan terlibat langsung di community ini dimana purpose, position, interest dan profession nya sudah tepat dan searah.

- Empty community dimana tidak adanya orang-orang yang terlibat dalam komunikasi di community karena miss nya tujuan awal yang diharapkan

- Silent community tidak adanya reaksi dan aksi antara member karena komunikasi didalamnya
kosong.Membuat member tidak terlibat ketika adanya informasi yang sedang berusaha dikomunikasikan.*solusinya dibuat seed the community istilahnya dipancing oleh moderator yg terlibat dan terkait dengan member dan juga dengan make it select maksudnya member dipaksa untuk ikut terlibat dengan memberi point / nilai tambah untuk member yang terlibat dalam community tersebut*

- Critical community terkadang membuat kelemahan dari perusahaan menjadi terlihat meskipun tujuan awalnya untuk mengerti customer yang diharapkan seperti apa. Karena customer merupakan kunci penting dalam tools market research. Memberi response secara langsung dan ini terkadang kurang terfilter dengan baik oleh moderator.

3. Direct Email
+ Tanpa disadari metode ini merupakan salah satu faktor fundamental tradisional yang dapat mendorong komunikasi. Membuat target mendapatkan pesan yang sifatnya informasi ataupun reminder kedalam inbox email mereka. *kemungkinan customer akan masuk jika memiliki alasan untuk mengklik website tersebut*

- email seperti ini dianggap spam *unsolicited e-mail/merupakan email bulk dan tidak sesuai target*. SPAM singkatan dari Sending Persistent Annoying E-mail yang artinya ini menggangu pengguna email. Namun tidak berarti ini tidak bisa digunakan sebagai media loh..Asal dengan permision marketing yang memperbolehkan komunikasi ini.

Finally wuih..*sambil tanya kiri kanan tetangga minta referensi perusahaan/produk ap yah yg pengen dibahas :))*

..

Dan bagaimana sebaiknya untuk perusahaan jenis percetakkan seperti majalah contohnya majalah "prevention" *majalah jenis kesehatan dan sepertinya mengutamakan bagaimana kita mencegah sebelum mengobati..banyak tips dan trik mengenai kesehatan secara menyeluruh loh lumayan kog..dapat voucher beberapa produk juga pas beli hihihi..temen gw beli soalnya lol*.

Hmm..

Menurut saya untuk perusahaan majalah seperti itu yang lebih baik adalah community building..Karena untuk majalah terutama kesehatan orang lebih ingin berdiskusi terlebih dahulu dan tentunya akan disummarize ke dalam majalah berikutnya ataupun berupa statement akhir dalam diskusi forum..

Di Indonesia community building akan efektif bila terkait dengan kesehatan dan hobby karena orang-orang akan mencari sendiri tanpa perlu di paksa ataupun meninggalkan forum diskusi ini..Sehingga silent, empty, ataupun critical community sangat kecil terjadi..Tentu dibutuhkan moderator-moderator yang berpengalaman dan ahli dibidangnya..

Apalagi untuk majalah prevention ini, yang banyak memuat informasi yang sangat membantu customer untuk lebih jauh membaca summarize seluruh pembicaraan kedalam bentuk majalah..Tentunya juga partisipasi dari market dibutuhkan sehingga penerbit majalah pun dapat mengexplore market lebih jauh bahkan kita bisa tahu apa yang ada dalam market sebenarnya..

So..pilihlah metode yang menurut anda terbaik tentu dengan pertimbangan dan kalkulasi yg tepat tentunya karena ga semua usaha bisa disama ratakan metodenya..

Silakan menganalisa..

Internet in Book Store From the Past, Now, and For The Future using E-Marketing

Judulnya keren kan :D..

Yup sesuai dengan judulnya bahwa saya akan membahas mengenai penggunaan medium internet sebagai pemilihan dan membeli produk oleh customer pada masa lalu, sekarang, dan ke depannya.

Sektor market yang saya jadikan sample atau pembicaraan disini adalah toko buku (amazon.com/gramedia.com)..

Kebayang kan dari dulu toko buku itu merupakan bagian terpenting dari segala aspek kehidupan dan sudah ada dari awal adanya tulisan dikenal masyrakat sebagai sastra terbaik umat manusia..

Toko buku ini sudah ada sejak jaman djadul *jaman dahulu kala*..Dan transaksi yang digunakan adalah yang paling konvensional. Datang ke toko tersebut dan membelinya..

Mungkin ada toko buku yang memberikan ekslusivitas kepada membernya dengan pemberitahuan mengenai buku baru dan pemesanan secara manual *by phone* tentunya..

Dan jaman pun silih berganti *beberapa puluh tahun kemudian lol*..Munculnya internet diawal mungkin banyak digunakan oleh berbagai perusahaan or another business untuk mencoba hal yang diawang-awang ini..Termasuk toko buku ini..

Pengunaan internet di jaman dahulu *maksudnya beberapa tahun yang lalu* e-marketing belum terkenal seperti saat ini. E-marketing dimaksud sebagai media untuk menunjukkan bahwa toko buku *perusahaan penerbit buku* tidak ketinggalan jaman dengan memiliki domain/website..Yang biasanya tidak update dan sebagai company profile belaka..

Dan seiring dengan berkembangnya teknologi secara pesat mempengaruhi pengguna internet secara massal..Membuat peralihan dari hanya sebagai media pengiklan perusahaan secara pasif menjadi proses "identifying" --> Mencari kebutuhan dan kemauan customer dengan cara memberitahukan buku baru / event-event yang akan dilakukan dan juga dengan memberi informasi detail mengenai buku yang akan muncul kedepan..

Dan terus maju sampai pemberian informasi buku best seller dan buku yang recommended dengan beberapa pilihan dari customer..Nah proses identifying ini lah yang awalnya membuat proses e-marketing terus tumbuh..

Akhirnya kini menjadi penjualan buku online bila kita meregister sebagai account baru dan buku akan dikirimkan tanpa kita harus pergi ke toko buku..Semua informasi telah tersedia dikatalog website dengan hanya menggunakan internet we can get everything..

Saat ini terutama di Indonesia telah tumbuh banyak sekali toko buku online baik yang memiliki toko offline seperti gramedia ataupun hanya memiliki toko buku online saja *lupa nama websitenya heeh toko buku kita bukan ya?:p..lupa dah..*..

Nah sekarang meskipun orang lebih prefer untuk datang langsung karena ingin tahu jenis buku realnya ataupun butuh referensi langsung dengan melihat secara direct ke toko buku..Akan tetapi, orang yang tidak mau repot pun banyak tinggal memesan, transfer, dan buku pun sampai dirumah kita..so simple..

Itu sekarang, kedepannya terutama untuk toko buku di Indonesia mungkin bisa seperti amazon.com *akhirnya disebut juga kan ni website*..Dimana tidak hanya toko buku saja yang dijual tapi berbagai hal boo..Dari cd musik, buku, banyak lagi sepertinya yang dijual di amazon.com..

Amazon.com telah membuat websitenya "pandai" karena telah mampu dengan beberapa teknik analysis market terutama aktivitas pengguna websitenya..Sehingga pengguna/customer website ini akan diberikan alternatif pilihan sesuai dengan analisa Inteligence program di amazon.com..Mungkin bisa dikatakan berhasil karena mampu memberikan berbagai pilihan tanpa pengguna/customer membutuhkan menjadi dibutuhkan oleh pengguna.

Maksudnya adalah pengguna/customer dibuat ketergantungan dengan diberi pilihan oleh amazon.com..Tentu hal ini adalah e-marketing bagaimana amazon.com memberi alternatif pilihan..Berharap mode on untuk Indonesia kapan ada website sejenis hehe..

Mungkin hal ini terkait dengan "Antisipasi" dari perusahaan dan pemerintahan dalam kaitannya regulasi internal dan eksternal..Kalau dibahas so si amazon ini sendiri mau apa ke depannya..Mungkin kedepannya amazon bisa seperti e-bay juga dimana buku ataupun yang dijual amazon di reuse kembali..Dan tentunya juga disertai intelegensia auction secara tepat *bukan kasar*..hoho ngarep mode on..Amazon.com masuk sebagai auction website lol..Ditawari seperti e-marketing kaya gini kan lumayan hehe..Tp kita tunggu saja e-marketing akan bergerak ke arah mana..

But the point, bagaimana sekarang e-marketing ini dapat memuaskan / 'satisfying' customer sebagai raja..Dan tentu in the right way with the right thing tentunya..

Conlusion : banyak hal yang sebenarnya tidak dibahas yaitu mengenai apa sih alasan nya membuat e-marketing harus terus tumbuh dan berkembang. Gambar dibawah ini akan sedikit memberi penjelasan mengenai analisa situasi atau hal yang melatarbelakangi terjadinya perkembangan dan growth dari e-marketing.


The Changes and The Problems in E-Procurement

Sebaiknya pertama kita bahas terlebih dahulu apa sih sebenarnya E-Procurement itu..

E-Procurement mencakup seluruh integrasi dari sistem elektronik dari keseluruhan aktifitas dari procurement. Aktifitas procurement itu mencakup pembelian produk dari supplier (termasuk pembelian/pembayarannya), termasuk transportasi, produk jadi didalam warehouse sebelum produk tersebut digunakan / dijual.

E-Procurement ini sebenarnya diharapkan untuk meningkatkan performance dari :
1. Dengan harga yang tepat
2. Diantarkan pada waktu yang tepat
3. Dengan kualitas yang tepat
4. Dengan kuantitas yang tepat
5. Dari sumber yang tepat

Nah according pembahasan diatas kalau mereview mengenai e-procurement yang saya ketahui, saya akan menggunakan contoh e-procurement di perusahaan tempat saya bekerja meskipun masih bersifat e-procument parsial karena belum terpenuhinya keseluruhan dari proses yang disebut e-procurement.

Berikut adalah gambaran penuh proses yang seharusnya ada di e-procurement :



Yang ada di parsial e-procurement yang saya ketahui adalah di website http://po.nutrif**d.co.id.
Disini hanya mencakup bagaimana penyampaian PO (Purchase Order) dari perusahaan ke supplier, penyampaian PO ini dapat berubah sewaktu-waktu ke supplier berbeda.

*Gambaran bentuk website diatas :


*jangan dilihat ada chat ymny yah anggap ga ad ap2 :p*

Contoh diatas adalah pengiriman PO yg sudah diattach dalam bentuk pdf :D..
*


PO header akan muncul di website secara langsung sesuai dengan yang ada di ERP dan kemudian secara manual officer purchasing akan mengattach PO yang ditarik dalam bentuk PDF yang kemudian akan diproses oleh urutan kerja Officer - Eksekutif - Manager lalu baru akan sampai ke Supplier.

Supplier akan selalu diremind bila ada PO baru ataupun PO yang belum di follow up.


Sebenarnya di e-procurement ini supplier hanya bisa melakukan :
1. Approve PO bila supplier menyetujui segala hal baik dari harga, quantity, dan tanggal pengiriman
2. Confirm Date bila supplier menyetujui semuanya kecuali tanggal pengiriman
3. Reject bila supplier tidak setuju diluar dari tanggal pengiriman
4. Supplier dapat mengawasi PO yang terpending ataupun yang sudah difollow up

Dan kemudian kalau kita rangkum mengenai kesempatan dan masalah yang mungkin terjadi di e-procurement ini dapat dijabarkan sebagai berikut :

Masalah :
1. Tidak tersinkronnya mengenai jumlah real stock karena semua dilakukan berdasarkan planning dari PPIC pabrik sehingga semua sudah terschedule tidak hanya real stock namun juga bahan baku dan bahan kemas

2. Pengukuran yang terkadang kali tidak tepat karena pemilihan supplier dilakukan manual berdasarkan negosiasi sehingga membuat pemilihan supplier dapat berubah sewaktu-waktu. Dan membuat e-procurement ini bukan sebagai web trader hanya sebatas penyampaian PO

3. Penukaran faktur harus dilakukan manual karena pemenuhan / penyampaian pembelian terhadap supplier harus di follow up dengan sistem yang berbeda. Karena e-procurement ini hanya sampai supplier mengapprove order yg ditawarkan ke mereka.



Kesempatan atau keuntungan akibat adanya e-procurement :
1. Simplicity
Mengurangi penggunaan kertas secara signifikan, disertai waktu yang tidak terbuang sia-sia karena harus mendelivered PO ini dengan cara yang berbeda setiap suppliernya. Ada yg melalui email, faximile, dikirim langsung, dll. Membuat user sangat kewalahan karena tidak adanya kesamaan sistem/standarisasi. Dan dengan adanya e-procurement ini membantu sekali kinerja dari user untuk mengawasi kualitas, kuantitas dari bahan yang dipesan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

2. Good Purchase Control
Tidak adanya alasan supplier untuk menunda pengiriman karena alasan belum adanya PO. Karena PO akan terdelivered pada saat PO tersebut di upload oleh user. Sehingga diharapkan pemenuhan PO langsung dapat diterima sesuai dengan dateline/lead time yang ada. Dari user pun dapat mengecek mengenai history dari PO untuk monitoring PO internal mereka.

No idea lagi hohho..Mungkin akan diedit kalau tiba2 terlintas hehe..Bdw kemajuan bahasanya amat sangat formal ihihiih..

Hmmf..